Optimisme Menteri Basuki Tebar di Seminar Dam Nasional 2017

Optimisme Menteri Basuki Tebar di Seminar Dam Nasional 2017

Optimisme Menteri Basuki Tebar di Seminar Dam Nasional 2017

Optimisme Menteri Basuki Tebar di Seminar Dam Nasional 2017

Situs Poker Indonesia : Optimisme Menteri Basuki Tebar di Seminar Dam Nasional 2017, Padang Target pembangunan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk periode 2015-2019, keamanan air dan ketahanan pangan adalah membangun 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan yang sedang berlangsung dan 49 bendungan besar baru.

Menteri PUPR, M. Basuki mengaku optimistis partainya mampu mencapai target yang diamanatkan Presiden Jokowi, termasuk membangun 9 bendungan pada 2017.
“Dari 65 bendungan besar yang direncanakan, 7 bendungan selesai pada tahun 2015, 2 bendungan pada tahun 2016. Seminar 3 hari ini bekerja sama dengan Komite Nasional untuk Bendungan Besar Indonesia (KNI-BB) dan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia.
Keterlibatan KNI-BB menjadi salah satu alasan yang membuat Basuki optimistis pembangunan bendungan besar telah selesai sesuai target.

 
“KNI-BB sebagai tulang punggung dan harapan, saya yakin karena ada Security Security Security yang mendukung program ini. Jadi Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan, kata Basuki.
Melalui Seminar Nasional Bendungan ini, Basuki berharap agar banyak pakar bendungan akan lahir dan memiliki sertifikasi untuk dilibatkan dalam program pembangunan bendungan, termasuk inovasi baru yang terkait dengan pembangunan bendungan besar.

 
“Semoga seminar ini tidak hanya akan mengembangkan keahlian tentang bendungan, tapi juga bisa melahirkan inovasi baru, baik di bidang teknologi maupun manajemen,” katanya.
Indonesia, lanjut Basuki, sampai sekarang memiliki 231 bendungan. Dengan 49 bendungan besar baru, jumlah bendungan yang dimiliki oleh Indonesia adalah 280 bendungan. Hal ini tentunya membutuhkan manajemen yang profesional.

 
“Kita harus lebih cerdas, lebih banyak implementasi, operasi dan pemeliharaan sehingga sumber daya manusia harus lebih pintar dalam membangun dan mengelola bendungan,” tambah Menteri yang gemar bermain musik.Selain pembangunan bendungan besar, Kementerian PUPR juga secara serius menangani waduk alami seperti danau rawa, tempe, dan limboto. “Karena danau secara alami akan mati, yang kita lakukan hanyalah memperpanjang umur danau,” katanya.

“Kami memiliki eksperimen, tapi sudah tua, jadi sekarang kami ingin menumbuhkan kembali Seminar Nasional Bendungan Besar adalah tempat untuk berkomunikasi dengan teman di Universitas, sehingga para profesional ini dapat belajar banyak dari pengalaman para manula di bendungan. Pikiran pengalaman, dan pengetahuan sehingga nantinya bisa bermanfaat bagi pembangunan dan pengelolaan bendungan, “kata Imam Santoso.

 
Dilabeli sebagai keynote speaker dalam Seminar Dam Nasional, Imam Santoso menjelaskan tentang pembangunan bendungan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar bendungan.
“Peran bendungan sebagai pengendali air di musim penghujan dan pensuplay air selama musim kemarau perlu dioptimalkan lebih,” kata Imam Santoso.

Be Sociable, Share!

Share this post

Post Comment